Wife Mode adalah setting-an kamera khusus untuk istri tercinta saya . Kebetulan tahun ini , saya ikut berpartisipasi jaga posko lebaran di Jakarta untuk mengamati trafik yang makin padat . Trafik padat di Jakarta ?? hmmm , kira-kira apa ya pekerjaan saya hehehe ?
Istri sudah terlebih dulu diberangkatkan ke rumah orang tuanya . Membawa kamera , alasannya ingin memotret keponakan dan keluarga di kampung . Ingin simple tinggal jepret , dia minta kamera di-setup dahulu sebelum dibawa . Pokoknya tinggal beres .. komposisi dan pret !
Aniwei..berikut setup kamera yang saya lakukan :
- Kamera ( halah !!) Nikon D50
- Lensa Nikon AF 50mm F1.4 .
Lensa mungil serbaguna yang sangat berguna untuk kondisi low-light karena memiliki bukaan aperture maximum lumayan lebar . Saya pilih lensa ini karena saya ingin dia tidak pusing memikirkan kondisi cahaya saat itu , terang atau tidak .
- Mode Aperture Priority .
Dengan bukaan aperture di-set tetap pada F2.2 , cukup besar untuk menangkap cahaya yang masuk . Kenapa tidak sekalian menggunakan bukaan F1.4 ?? karena lensa 50mm F1.4 ini mulai menghasilkan gambar tajam setelah bukaan 2 ke atas . Dibawah itu , gambar yang dihasilkan cenderung soft . Jadi , trade-off antara ketajaman lensa dengan bukaan lensa . Kecuali , jika yang digunakan adalah lensa 85mm AF F1.4 ! berani deh jor-joran menggunakan bukaan maksimum sekalipun hehe.
Dengan bukaan F2.2 akan dihasilkan DOF yang cukup tipis . Cocok sekali untuk portrait !
- Auto ISO
Daripada pusing-pusing menerangkan cara merubah ISO dan pastinya harus ditambah pembelajaran konsep ISO dan exposure fuuh.. mending di-set Auto . Lagipula , IMHO , gambar yang dihasilkan DSLR pada ISO tinggi tidak hancur-hancur amat . Masih keliatan tajam , apalagi jika hanya dicetak pada ukuran kecil .. amaaan lah !!
- Mode Vivid
Ah..masalah selera saja ! Saya umumnya lebih suka mode Vivid.
- Whitebalance : Auto
Walaaah .. repot kalau diterangin . Mode Auto sudah amat sangat berguna !
- Metering Mode : Matrix
Bantuan komputer mini di dalam kamera untuk menentukan nilai exposure yang tepat . Benar-benar sangat membantu ! Biasanya sih saya pakai mode Spot .
- Exposure Compensation : 0 EV
Yang aman-aman saja biar tidak over/underexposure .
- Setting lain-lain standard saja ..
Kita lihat saja nanti bagaimana hasil kerja dia hehehe ! Selain kamera tentunya ada faktor lain yang jauh lebih penting yaitu komposisi . Kalau saja bisa diset Auto juga ehehehe.. Itulah , faktor man-behind-the-camera lebih penting dari setting2an diatas .
Wait and see
update: hasil foto2 dapat dilihat di siniĀ
Last comments