//tukangMoto : Belajar Fotografi

my quest for the light … and life

Teknik Bouncing Flash

with 39 comments


Teknik lain dalam penggunaan flash. Saya mulai sering menggunakannya utk memotret dalam ruangan. Caranya adalah mengarahkan flash ke langit-langit rumah. Cahaya akan memantul ke bawah , seolah-olah menjadi sumber cahaya baru yg powernya lebih besar daripada cahaya lampu rumah . Ya ! meski sekilas .. dengan power dari flash kita akan mendapatkan cahaya yg cukup utk mengexpose obyek. Artinya : shutter speed bisa lebih tinggi , aperture bisa lebih kecil dan ISO kecil.

Sebelumnya utk memotret dalam ruangan (indoor) , saya mengandalkan lensa dengan bukaan besar (50 mm F1.4) dan setting ISO tinggi ( 800 atau 1600 ). Hasilnya bisa lumayan sih , cuman tidak optimal karena saya tidak bisa menggunakan aperture favorit saya ( F4 ) utk ketajaman hasil . Dan penggunaan ISO tinggi , selain menimbulkan noise yg menganggu juga sering berdampak pada saturasi/kontras dari foto.

Nela

F2.0 , 1/30s , ISO 1600 , tanpa bouncing

Tentang perlengkapan yg dibutuhkan silahkan baca posting saya ttg Belajar Strobist. Saya pribadi lebih senang menggunakan metoda strobist utk urusan bouncing ini. Flash + trigger bisa ditaruh di mana saja : di atas meja , di atas lightstand. Saya tinggal nongkrong nunggu momen yg tepat lalu jepret. Oh ya , krn ini strobist saya menggunakan metoda manual. Ga sulit kok .. klo sudah paham ilmu exposure , sedikit trial error .. bouncing jd gampang. Ok berikut ini bbrp hasil foto saya menggunakan teknis bouncing flash. Coba bandingkan dengan metoda tanpa flash diatas .. image asli tanpa modif berarti dari photoshop

Flash disetting menghadap langit2 , bisa diletakkan dimana saja dalam ruangan. Sangat flexibel

Flash disetting menghadap langit2 , bisa diletakkan dimana saja dalam ruangan. Sangat flexibel

Dengan Bouncing Flash , F4.0 , 1/250s , ISO 200 . Warnanya sudah natural dan tajam . TOP! :)

Dengan Bouncing Flash , F4.0 , 1/250s , ISO 200 . Warnanya sudah natural dan tajam . TOP!🙂

Maksimum flash speed sync di kamera saya adalah 1/250s . Dengan shutter speed tersebut saya hampir bisa mem-freeze-kan sebuah obyek bergerak . Sesuatu yg tidak bisa saya dapatkan tanpa Flash meskipun diambil pada siang hari (indoor). Hasilnya lebih natural , lebih alami , pose lebih lepas karena anak saya memang doyan loncat2🙂

F4.0 , 1/250s , ISO 200

F4.0 , 1/250s , ISO 200

Coba bawa Flash ke lokasi lain selain di rumah ..

Flash juga bisa dibouncing di arena permainan bola anak-anak. Hasilnya maknyuus..ga kalah sama studio :)

Flash juga bisa dibouncing di arena permainan bola anak-anak. Hasilnya maknyuus..ga kalah sama studio🙂

Flash tinggal diselipin .. dengan Strobis segala kemungkinan dapat kita coba. Kreatifitas adalah kuncinya :)

Flash tinggal diselipin .. dengan Strobis segala kemungkinan dapat kita coba. Kreatifitas adalah kuncinya🙂

Jika teman2 sering memotret dalam ruangan , terutama para Ayah / Ibu baru seperti saya🙂 , layak mempertimbangkan penggunaan teknik bouncing flash ini. Dengan konfigurasi ini , berkurang satu hal teknis yg perlu kita khawatirkan. Shutter speed sudah cukup , aperture bisa lebih kecil .. tinggal kita mencari momen yg pas , momen-momen bahagia dari anak2 kita. Abadikan dan Share🙂

Gutlak.. semoga tip ini bisa berguna

Written by admin

Juli 11, 2009 pada 5:59 pm

39 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. hai mas saya mau nanya nih mas salnya masi blm ngerti mas.
    kalo untuk indor tuh cara penggunaan lesnya seperti apa ya mas.
    apakah ke atas atau langsung arahkan ke objeknya mas.

    lehman (@Lehm4n)

    April 5, 2012 at 5:55 pm

    • lihat atas dulu..kalau ada atap utk memantulkan cahaya bouncing itu bagus. tapi kalau atasnya langit ya ga bakal mantul😀. in the end.. yg penting gimana fotonya bagus kan?

      admin

      April 8, 2012 at 5:29 pm

  2. mohon penjelasan tehnisnya pak….setting an di flash Dan di gear ya pak….sy puny flash 600 ex-rt….tapi belum bias optimal……mohon petunjuk..terima kasih

    Benny gunawan s

    Juli 27, 2012 at 9:06 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: