//tukangMoto : Belajar Fotografi

my quest for the light … and life

Archive for the ‘fotografi’ Category

Bagaimana Memotret Foto Siluet (Konsep Dynamic Range)

with 31 comments

Sebenarnya sangat mudah , yang perlu kita pahami adalah konsep dynamic range pada fotografi. Salah satu konsep penting yang perlu diketahui oleh setiap newbie yang ingin belajar fotografi.

Apa itu Dynamic Range ?

Dynamic Range dalam fotografi adalah rentang perbedaan gelap dan terang dari sebuah scene. Kamera ternyata mempunyai batas kemampuan menangkap rentang perbedaan tersebut . Kamera Canon EOS 1-D Mark III memiliki dynamic range sekitar 11 stop (link).  Rentang 11 stop itulah yang tertangkap dengan baik detilnya di sensor kamera , di luar itu detilnya akan gelap/black atau washout. Nah , padahal di dunia nyata .. scene yang akan kita foto amat sering memiliki rentang stop lebih dari 11 stop. Misal nih : foto di siang hari kenapa langitnya putih , atau kenapa ketika langitnya biru/detil tapi orang yang difoto jadi gelap ? itu tanda dari efek dynamic range .
Kekurangan itu ada tip / trik untuk mengatasinya . Diantaranya adalah trik High Dynamic Range (HDR) yang sedang populer , penggunaan Gradual ND Filter (seperti foto saya ini) , Multi Exposure . Lain kali lah kita coba diskusi , pokoknya cara kerja dynamic range seperti diatas.

Dynamic Range

Dynamic Range

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by admin

Juni 19, 2010 at 10:21 am

Backlight

with 6 comments

dari wiki , mgkn arti backlight yang paling tepat adalah “backlighting refers to the process of illuminating the subject from the back”

Backlit

ilalang

diambil siang hari terik.. sinar matahari tepat berada diatas , menyinari ilalang. background hitam dibelakang adalah tembok biasa .. menjadi gelap karena intensitas cahayanya kalah kuat dari intensitas cahaya pada ilalang. dan memang itu tujuan saya ..

dan seperti jg foto dibawah. saat itu cukup rimbun , cahaya matahari masuk disela pepohonan .. saya memposisikan agar background-nya gelap.

Backlight is Cool

foto2

dgn cara ini , harapannya sih agar obyek yg ingin saya tampilkan lebih menonjol karena separasi antara background dan foreground (obyek) menjadi jelas.

ada banyak lagi foto2 yg jauh lebih keren dari pny saya di Flickr. cek aja galery dibawah ini :

http://www.flickr.com/photos/alceda/galleries/72157622707774856

Written by admin

Desember 20, 2009 at 4:43 pm

Ditulis dalam Belajar, Foto, fotografi

Tagged with ,

Jembatan Suramadu

with 11 comments

Sejarahnya bisa dibaca di Suramadu wikipedia

Akhirnya saya pny kesempatan mengunjungi landmark ini ketika mudik kemarin. Beruntung sekeluarga kompak untuk berangkat pagi/subuh. Ya tidak sempat melihat sunrise sih , tapi dapatlah sinar matahari pagi yang hangat.
Kalau saya amati sekilas , jembatan Suramadu ini berawal dari ujung selatan ke utara. Artinya bagi fotografer adalah ini spot yg bagus untuk menangkap momen sunrise / sunset. Sekitar jembatan juga bnyk spot menarik utk mengambil foto jembatan dari samping. Fuuh..pasti keren apalagi ketika sunrise atau sunset. Berikut bbrp foto dari samping jembatan ( WARNING..bkn foto saya ) ..keren abis :
http://www.flickr.com/photos/lightning_crashes/2814336624/
http://www.flickr.com/photos/hyperfocals/3623414143/

Lain kali ah.. saya mau coba ambil foto dari samping seperti diatas.
Kemarin cuma sempat motret di dalam jembatan , sambil mobil berjalan dan mobil berhenti ( hati2 ketauan hehe ).

Suramadu at Sunrise

Suramadu at Sunrise

coba ambil dari bawah ah..

From Below

From Below

Baca entri selengkapnya »

Written by admin

Oktober 11, 2009 at 2:06 am

Ditulis dalam Foto, fotografi, Hunting, nikon

Tagged with

Kenjeran di pagi hari

with 11 comments

Untuk sampai ke sini harus rela bangun subuh-subuh lalu ngebut naik motor ke pantai Kenjeran , Surabaya. Lumayan jauh , secara rumah ortu saya di Sidoarjo. Ga ada teknik aneh-aneh . Metering ke sinar matahari yang hangat , elemen lain mengikuti saja. Komposisi saya atur2 biar dua perahunya seimbang/balance . Plus di tambah  dedaunan dari atas ( komposisi framing ). Hasilnya.. ancur 😀

Kenjeran di pagi hari

Kenjeran di pagi hari

Hmm , enak kali ya . Pagi-pagi , di tempat yg sama , duduk menikmati sunrise sambil nyruput teh manis hangat dan roti bakar. Jadi lapar .. sahur dulu yuk

Written by admin

Agustus 29, 2009 at 8:17 pm

Bandung-Jakarta naik Argogede

with 11 comments

Lumayan sering ke Jakarta juga nih. Maklumlah , pusat duit disana semua. Mau gimana lagi .. sudah nasib jadi kuli 🙂

Pemandangan selepas Bandung lumayan bagus . Banyak perbukitan dan lembah curam di selingi oleh sawah-sawah tepasering ( eh betul ga nulisnya ? ) nan hijau . Ada air terjun juga lho . Kayaknya masih perawan tuh.. sayang ga pny GPS jadi ga tau lokasi pastinya.  kira-kira 1 jam-an lah sampai akhirnya perlahan masuk dunia yang makin suram ( Jkt ) heheheh. Iseng2 moto dan berikut beberapa hasilnya yg lumayan ancur:

Melintas di atas jembatan

Melintas di atas jembatan

Baca entri selengkapnya »

Written by admin

Maret 6, 2009 at 1:07 am

Ditulis dalam Foto, fotografi, Iseng

Belajar Strobist

with 40 comments

Strobist .. adalah teknik menggunakan flash/blitz secara off-kamera. Off – kamera ?? iya .. pada umumnya kan flash camera tersebut nancep di hot-shoe pada kamera . Nah off-kamera ini memungkinkan flash dapat ditrigger dimanapun tanpa harus terpasang di hot-shoe. Keuntungannya kita bisa memposisikan satu atau lebih flash di mana saja untuk mengatur arah, intensitas, cahaya untuk menghasilkan foto yg kita inginkan.

Kok bisa off-kamera ? sebenarnya pada beberapa kamera DSLR sudah tertanam fungsi tersebut ( master / commander  ) .. untuk kamera jebot kayak punya saya-pun sebenarnya bisa dengan asesoris tambahan . Well , semua kamera kayaknya bisa ya.. asal ada mekanisme untuk mentrigger flash .

  • di Nikon ada yang namanya Nikon CLS ( Creative Lighting System ) .. di Canon namanya E-TTL . Nikon CLS menggunakan IR ( infrared ) untuk berkomunikasi dengan flash – flash lain . Jadi harus line-of-sight dengan kamera lain meski kyknya bisa juga mentrigger flash lain di balik tembok ( link ) . Keuntungannya adalah canggih ! Body camera bisa berkomunikasi dengan flash-flash yang ada , mengatur power yang ada , mengatur white balance dsb dsb .. kita tinggal setting seperti biasa dan wah 🙂 . Kerugiannya : harus line-of-sight dan mahal bo !
  • menggunakan Sync cable .. body kamera dan flash dihubungkan via kabel khusus. kerugiannya : beribet , banyak kabel2 bertebaran 🙂 . Keuntungan: fungsi TTL masih jalan
  • menggunakan Radio trigger . Flash ditrigger dari kamera menggunakan frekuensi radio . Ada adapter khusus untuk mekanisme ini : transmitter dan receiver. Sesuai namanya pasti teman-teman tau artinya lah. Transmitter terpasang di body kamera . Jika flash di trigger , transmitter mengirimkan sinyal ke satu / beberapa receiver + flash . Keuntungan : tidak harus line-of-sight .. ini keunggulan utama yg banyak menarik minat orang. Kerugian : fungsi TTL (flash auto ) tidak jalan , harus manual . Dooh manual lagi ?? jaman udah canggih masih manual..hehehehe , yup manual . Hmm sebenarnya sudah ada sih , radio trigger yang bisa TTL . Silahkan google mandiri 🙂

Tutelyudetrut .. sebenarnya saya ga terlalu minat dengan dunia per-flash-an ini. Kayaknya ribet , ada tambahan control yang harus disetting bla bla..belum lagi penempatan posisi flash ini itu .. plus kayaknya mahal-mahal. Dan sedikit tambahan ego seorang fotografer naif dan culun : ” ah saya kan nature photographer .. cukup nature lighting saja” hahahaha .. well , ternyata ada secuil bakat kreatif terpendam dalam diri saya yg ingin keluar . The creative side of me..

Baca entri selengkapnya »

Written by admin

Maret 1, 2009 at 2:44 am